Teknik Sipil S-1 ITN Malang mBangun Deso
Pembangunan Berwawasan LingkunganPembangunan berwawasan lingkungan adalah pembangunan berkelanjutan yang mengoptimalkan manfaat sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan cara menserasikan aktivitas manusia dengan kemampuan sumber daya alam untuk menopangnya.
Secara naluriah, manusia akan mempertahankan eksistensinya sebagai makhluk spesies tertinggi di muka bumi ini. Manusia dibekali akal dan nalar untuk merekayasa alam in idemi kehidupannya. Oleh karena itu, kearifan dan kebijakan manusia dalam mengelola alam ini begitu berarti. Mengelola alam ini secara serampangan akan berakibat buruk bagi manusia itu sendiri, sekarang atau di masa mendatang. Ingatlah, bahwa kita bisa mengambil alam ini dari pengelolaan pendahulu kita. Begitu pula bila kita mendambakan generasi kita bisa hidup sejahtera, selayaknyalah kita berperlilaku lebih baik dari moyang kita.
Jembatan Selat SundaMenjawab tantangan manusia
Jembatan Selat Sunda adalah salah satu bagian dari cita-cita besar bangsa Indonesia. Gagasan ini menggema sejak tahun 1960- sebagai bagian keinginan luhur bangsa untuk menyatukan pulau-pulau besar di Indonesia. Banyak sudah negara-negara lain di dunia ini yang mulai mencoba membangun jembatan bentang panjang sebagai penghubung wilayah-wilayahnya yang semula terpisah, guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat.
Advancing Segmental Bridge Technology
Overview
|
Setiap detik, populasi manusia di bumi ini selalu bertambah. Seiring hal itu kebutuhan manusia akan kehidupan yang layak pun juga akan turut mengikuti. Akan tetapi dalam kenyataannya, permasalahan itu senantiasa berhadapan dengan relaita yang ada. Ketidakmampuan dan keterbatasan alam dalam memenuhi kebutuhan manusia senantiasa berbenturan dengan sifat-sifat manusia itu sendiri yang selalu bergantung pada ketersediaan sumber daya alam.
Gagasan dan harapan
Finley Engineering Group, Inc. (FEG) of Florida is providing final design and construction engineering services for six segmental bridges on Israel’s Road 431 project - the first in Israeli bridge construction history to use external tendons. FEG used LUSAS Bridge to analyse and optimize the pier and deviator segment diaphragms for the imposed loadings whilst keeping the segment weight within the 65 tonne lifting capacity of the contractor’s equipment. As a result of FEG’s design the owner and contractor were provided with major benefits from simplified precasting details, thinner sections, rapid erection procedures and improved long-term durability.