Studio Skripsi Teknik Sipil, Fasilitasi Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

IMG_5855-732x488

185 mahasiswa baru resmi menjadi mahasiswa Teknik Sipil ITN Malang setelah melalui proses PKKMB dan diterima oleh Prodi Teknik Sipil, Sabtu (16/9). Bertempat di Ruang Serbaguna Hidrolika Kampus I, mahasiswa angkatan 2017 ini dibekali informasi mengenai kurikulum serta fasilitas-fasilitas penunjang seperti laboratorium dan studio skripsi. “Kami sampaikan segala hal yang berkaitan dengan proses perkuliahan. Kurikulum dari semester satu sampai semester akhir peraturan akademik, tugas dan kewajiban tiap semester, serta kegiatan kemahasiswaan,” papar Ir. Agus Santoso, MT., Ketua Prodi Teknik Sipil, saat ditemui di ruangannya.

“Kami juga mengajak mahasiswa untuk mengunjungi laboratorium yang dimiliki Teknik Sipil, antara lain laboratorium: lab. bahan, lab. struktur, lab. hidrolika, lab. mekanika tanah, studio skripsi dan lab. komputer. Sehingga saat mereka harus masuk lab. mereka sudah faham di mana lokasinya,” tambahnya.

Studio skripsi menurut Ir. Agus Santoso, MT.,Ketua Prodi Teknik Sipil, merupakan fasilitas bagi mahasiswa yang sedang menempuh skripsi. “Ini berawal dari prosentase kelulusan mahasiswa yang tidak maksimal karena terkendala diproses pembuatan skripsi. Dengan studio skripsi ini diharapkan bisa membantu mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya,” tuturnya.

IMG_5844

Studio skripsi juga membantu prodi dalam memantau mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Agus menggambarkan untuk masuk ke studio skripsi, prodi membuat jadwal dan mahasiswa diabsen seperti perkuliahan. Dengan begitu prodi juga bisa memantau mahasiswa. “Di studio mereka bisa bertemu dan konsultasi dengan dosen. Selain dengan dosen kalau menemukan kesulitan mereka bisa saling membantu antar teman,” katanya.

Dengan adanya studio skripsi maka kelulusan Teknik Sipil ungkap Agus bisa mencapai hampir seratus persen dari mahasiswa yang memprogram. Ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya hanya sekitar tujuh puluh persen. Meskipun sudah empat tahun studio skripsi memfasilitasi mahasiswa, namun masih saja ada mahasiswa yang kurang disiplin. “Ada juga mahasiswa yang sudah memprogram namun kemudian tidak ada kabarnya, padahal kalau sudah masuk studio berarti proposal bab satu sampai tiga sudah selesai,” akunya.

Untuk mahasiswa baru, Ka Prodi Berharap mereka lebih rajin, tertib dan disiplin. “Di bela negara mereka melewati gemblengan yang berbeda dengan mahasiswa sebelumnya. Tidak hanya mahasiswa tapi juga kembali ke dosen harus ikut berkomitmen, agar mahasiswa lulus tepat waktu,” pungkasnya.(mer/humas)

 

image_pdfDownload PDF Versionimage_printPrint Page